Simposium Asma dan PPOK 2017 RS Paru Rotinsulu

Bandung – Guna menambah wawasan dan pengetahuan bagi tenaga medis PPK I di lingkungan Provinsi Jawa Barat, RS Paru Dr. H. A. Rotinsulu mengadakan Simposium Kedokteran yang bertajuk “Trend Penyakit Asma& PPOK Dan Peran RS Paru Dr. H. A. Rotinsulu dalam Penanganannnya” di Hotel Aston Tropicana Cihampelas pada Sabtu, 29 Juli 2017

            Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, dr. Dodo Suhendar. Dalam sambutannya, Dodo menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan simposium tersebut. Peringkat tinggi Jawa Barat dalam jumlah penderita TB pun menjadi sorotan Dodo. “Kita perlu upaya yang berkesinambungan untuk memberantas TB dan juga penyakit – penyakit tidak menular” lanjut Dodo.

            Narasumber dan moderator pada simposium tersebut merupakan tenaga medis yang mayoritas bertugas di RS Paru Rotinsulu, yaitu Dokter Spesialis Paru, Spesialis Rehabilitasi Medik, Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Anastesi, Spesialis Patologi Anatomi, Spesialis Anak dan Dokter Umum.

            Menjelang akhir acara, para peserta mendapat kesempatan untuk mengikuti workshop hands-on atau praktek aplikasi Peak Flow Meter dan berbagai device obat Asma / PPOK. Para peserta dibagai ke dalam 4 station yaitu Device inhaler, Peak flow meter, Nebulizer dan Terapi oksigen, dan seluruh peserta mendapat kesempatan untuk mencoba device di keempat station tersebut.*** (Tim Humas Rotinsulu)