Penyakit Jantung yang Berhubungan dengan Paru

oleh dr. Raden Desy Nurhayati, Sp. PD

Di RS Paru Dr. H. A. Rotinsulu selain melayani penyakit - penyakit pada paru, juga melayani penyakit dalam lainnya yang berhubungan dengan paru-paru. Contohya  penyakit jantung yang berhubungan dengan paru-paru seperti : Kor Pulmonal Kronik (Cor Pulmonale Chronic / CPC)

Kor pulmonal adalah hipertropi / dilatasi ventrikel kanan akibat hipertensi pulmonal yang disebabkan penyakit parenkim paru yang tidak berhubungan dengan kelainan jantung kiri. Hipertensi pulmonal menghasilkan pembesaran ventrikel kanan (hipertrofi dan atau dilatasi otot jantung) dan berlanjut dengan berjalannya waktu menjadi gagal jantung kanan.

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyebab utama insufisiensi respirasi kronik dan kor pulmonal, diperkirakan 80 - 90% kasus. Faktor resiko PPOK antara lain kebiasaan merokok dan polusi udara. Kor Pulmonal Kronik adalah hipertrofi dan dilatasi ventrikel kanan akibat hipertensi pulmonal, berhubungan dengan Penyakit Paru Obstruktif atau Restriktif. Pada PPOK, progesivitas pulmonal berlangsung lambat.

Gelaja klinis Kor Pulmonal dimulai dengan gejala PPOK (sesak disertai bunyi mengi) kemudian PPOK dengan Hipertensi Pulmonal dan akhirnya PPOK dengan Hipertens Pulmonal serta agal Jantung Kanan.

Pemeriksaan penunjang atau penegakan diagnosa dengan cara :

     -   EKG

     -   Laboratorium

     -   Rontgen Thorax

     -   Echokardiografi

     -   Kateterisasi Jantung

Tatalaksana bertujuan untuk menurunkan hipertensi pulmonal, pengobatan gagal jantung kanan dapat meningkatkan kelangsungan hidup. Pengobatan dapat diawali dengan berhenti merokok. Terapi optimal Kor Pulmonal karena PPOK harus dimulai dengan terapi optimal PPOK untuk mencegah atau memperlambat timbulnya Hipertensi Pulmonal. Terapi tambahan baru diberikan bila terdapat tanda - tanda gagal jantung kanan (bengkak kaki, bengkak perut / ascites, pembesaran hati)

 

Sumber gambar : mulaisehat.com